Sabtu, 26 Juni 2010

Legally Blondes 3 * dari 5*




Tidak seperti kedua film sebelumnya, kali ini film ini menceritakan DUA orang perempuan berambut pirang yang merupakan sepupu dari Elle Woods yang datang dari Inggris.
Annabella Woods dan juga Isabella Woods adalah dua orang perempuan yang kembar identik. Keduanya terpaksa pindah dari Inggris ke Amerika karena Ayahnya yang pindah kerja. Mereka lalu bersekolah di Pasific Preparatory tempat Elle bersekolah dulu. Di Pac Prep tersebut, Annie dan Izzy bertemu dengan gadis kaya bernama Tiffany dan seperti biasa, merupakan gadis yang menguasai sekolah. Di sekolah tersebut sangat dibedakan antara golongan kaya yang masuk ke sekolah tersebut tanpa beasiswa dan yang menggunakan beasiswa yang notabene miskin.
Di Pac Prep ini Annie dan Izzy mengalami kejadian kejadian yang hampir saja membuat mereka bermusuhan. Disini mereka juga menemukan pria yang mereka cintai.
Boleh dikatakan film ini merupakan film buruk yang ceritanya mudah ditebak. Ditambah beberapa adegan yang dipotong sehingga ceritanya menjadi kacau. Seperti adegan di ruang siding dimana Annie menjelaskan mengenai gelang yang tertinggal di meja Mr. Golden. Adegan adegan yang dipotong disisipkan pada credit title.
Overall, film ini sangat tidak direkomendasikan. Bahkan Unsur komedi pun tidak ada disini.

Toy Story 3 **** dari 5*




Film keluaran Disney Pixar ini sukses membuat aku terpukau. Seperti halnya film film unggulan dari Disney-Pixar sebelumnya, Toy Story 3 ini berhasil membuat para penonton terharu dan juga terbahak bahak.
Film yang merupakan lanjutan dari kedua film Toy story yang rilis pada tahun 1995 dan 1999 Ini menceritakan tentang kisah woody dkk ketika terpisah dengan Andy.
Alkisah, Andy yang dulu gemar memainkan woody dkk tersebut mulai beranjak dewasa, di umur yang ke 17 tersebut ia sudah tak lagi memainkan woody dkk. Woody dkk hanya disimpan di sebuah kotak mainan, walaupun woody dkk selalu berusaha menarik perhatian Andy untuk kembali memainkan mereka dengan segala cara.
Andy yang sudah lulus dari bangku SMA tersebut melanjutkan studinya ke bangku kuliah dan terpaksa meninggalkan rumah yang selama ini ia tinggali. Dan ia pun segera menyiapkan barang barang apa saja yang akan dia bawa, dia letakkan di loteng atau dia sumbangkan ke suatu tempat penitipan anak. Ia pun memutuskan untuk membawa Woody saja dan meninggalkan buzz dkk di loteng. Namun terjadi hal yang tidak diinginkan sehingga Woody dan Buzz dkk berada di kardus yang akan disumbangkan ke penitipan anak yang bernama Sunnyside daycare. Terjadi perbedaan pendapat antara Woody dan Buzz dkk dimana Woody ingin agar buzz dkk kembali ke rumah Andy yang lama dan tinggal di loteng sedangkan dia sendiri tinggal bersama Andy di tempatnya yang baru sementara buzz dkk menginginkan tinggal di Sunnyside dan enggan untuk kembali ke rumah Andy sebab mereka merasa Andy tidak lagi menyayangi mereka. Akhirnya woody pun terpaksa berpisah dengan teman temannya. Namun ternyata, Sunnyside bukan merupakan tempat yang nyaman bagi Buzz dkk. Di sana mereka terperangkap dalam ketidakadilan mainan mainan yang sudah terlebih dahulu berada di sana dan juga terperangkap dalam kekejaman anak anak kecil yang memainkan mereka dengan kasar. Woody yang mengetahui hal ini pun berusaha untuk membebaskan teman temannya. Berbagai cara pun dilakukan oleh Woody, Buzz, dan lain lain untuk bisa keluar dari Sunnyside.
Seperti kisah kisah Disney-Pixar sebelum sebelumnya, film ini sanggup menyentuh hati para penonton, bahkan sampai ada yang menangis [temenkuuu!] . Pada adegan dimana Andy menitipkan mainan mainannya kepada Bonnie, penonton dibuat terharu bahagia [alah maksudnya apa coba] ditambah backsound yang sangat pas ! tidak bisa diungkapkan dengan kata kata! Gimaannnaaaaaaaaaaaaa gitu rasanyaa. Sama seperti ketika kita melihat adegan perjalanan hidup kakek Carl Dan istrinya Ellie dari kecil sampai istrinya meninggal di film Up yang berhasil memenangkan Oscar. Kemudian adegan di mana Wall E menemani Eva yang tidak bergerak sama sekali di Film Wall E yang juga sukses meraih Oscar. Bisa ngebayangin kan gimana rasanya ? =)
Finally, Toy Story 3 adalah film yang bagus banget yang harus ditonton di 2010 ini! Dan salut buat Disney-Pixar yang sukses buat film yang bisa membuat kita tertawa sampai terbahak bahak dan sekaligus terharu.
=)

Prince of PErsia : The Sands of Time **** dari 5*



Salah satu proyek besar tahun 2010 yang mengangkat cerita dari game ini menjadi salah satu film Box Office tahun ini. Tidak seperti film adaptasi dari game lainnya yang seringkali menuai hasil yang mengecewakan, Prince Of Persia sukses merajai bioskop bioskop di dunia.
Film yang dibintangi oleh Jake Gylenhaal dan juga Gemma Arterton tersebut menceritakan tentang sebuah belati yang berisi pasir yang bila ditekan dapat membalikkan waktu.
Diceritakan Dastan (Jake Gylenhaal) adalah seorang anak angkat raja yang tumbuh menjadi seorang pemberani. Jake mempunyai 2 saudara yang bernama Garsiv(Toby Kebbell) dan juga Tus(Richard Koyle) Yang merupakan anak kandung dari sang raja. Suatu hari, ketika raja sedang pergi dari Persia, diadakan serangan ke kerajaan alamut dimana disitu merupakan kota suci imana belati yang berisi pasir tersebut terdapat disana dan sang raja pun sebenarnya melarang penyerangan ke daerah tersebut. Singkat cerita, kerajaan Alamut berhasil ditaklukan dan ratu dari kerajaan tersebut, Tamina (Gemma Arterton) ditawan dan akan dijadikan istri oleh …. Namun, pada saat perayaan kemenangan kerajaan Persia, raja yang telah tiba di Persia meninggal akibat terbakar oleh bubuk yang ditaburkan di jubahnya. Dastan yang tidak tau apa apa dituduh sebagai orang yang membunuh Raja. Dastan pun lari meninggalkan kerajaan dengan membawa belati tersebut bersama Tamina yang merupakan penjaga dari belati tersebut. Perjalanan mereka menyelamatkan belati tersebut dari tangan tangan jahat pun menemui banyak kesulitan.
Film ini sukses menjawab ekspektasi dari para penikmat film yang menginginkan film ini menjadi salah satu film Box Office ditambah lagi, dana yang dikeluarkan untuk membuat film ini tidaklah sedikit.

Long Lasting Buku Harian =)

Perkembangan teknologi saat ini sangat mempengaruhi bidang tulis menulis.
Lebih mudah bagi kita untuk menulis artikel artikel,
Kita juga lebih mudah mempublikasikan artikel artikel ataupun karya yang kita buat lewat internet.
Namun, ada satu hal yang menurutku gabisa tergantikan dengan teknologi.
Buku harian.
Ya, buku harian yang mengandung cerita hidup kita di dalamnya.
kita menuturkan pengalaman hidup kita yang pastinya gak sama antara satu dengan yang lain.
Pasti ada aja yang beda pada satu hari atau mungkin pada satu minggu.
Dan kalo kita suatu hari membaca ulang buku harian kita waktu dulu, gimana rasanya coba ?
Lucu, seneng, sedih. Nyampur jadi satu kayak es campur.
Tapi yang ini rasanya jauuuuh lebih nikmat dari es campur.
Lebih manis dari sirup ataupun susu di es campur,

Waktu nemuin buku harian kita yang lampau, pasti keadaannya uda lapuk,
Di sampul buku harian tersebut atau mungkin pada halaman pertama buku harian tersebut, terukir nama indah sang pemilik buku harian.
Guratan tangan kita yang unik pun mengingatkan kita kembali terhadap kenangan kenangan di masa lampau.
Di halaman kedua, kita mulai disuguhkan dengan cerita cerita masa lampau kita.
Yang membuat kita membayangkan kejadian yang ditulis di buku harian tersebut.
Kertas buku yang sudah menguning termakan waktu.
Tanggal yang terdapat di atas cerita kita tersebut semakin membuat kita tenggelam dalam indahnya kenangan kenangan lalu.
Senyum pun tak terelakkan terkembang di wajah kita.

Bayangkan jika saat ini kita memutuskan untuk mengganti buku harian dengan menggunakan laptop atau komputer.
Akankah ada kertas kertas yang menguning tersebut?
Akankah ada coretan abstrak dari tangan tangan kita yang dulu ?
Tidak mungkin ada.
Dan jika kedua hal tersebut tidak ada, kita tidak akan dapat benar benar merasakan kenangan kenangan masa lalu kita.
Sunggguh, walaupun teknologi terus berkembang,
Buku harian tidak akan pernah tergantikan.
=)