Ketidakmampuan kita untuk melakukan sesuatu datang dari pikiran kita yang berkata bahwa kita tidak bisa.
Seringkali, kita tidak bisa melakukan suatu hal.
Dan kita lalu berkata ‘aku gak bisa’ dengan sepenuh hati
Dan terus berkata itu.
Sebenarnya , ucapan kita itu semakin membuat kita tidak mampu.
Sadar atau tidak disadari, ucapan itu adalah sugesti yang kita kirim ke otak, dan otak pun menerima sugesti itu,
Dan otak pun memerintahkan tubuh kita untuk berbuat seperti apa yang disugestikan tersebut.
Contoh :
Kita sedang menghadapi tes lompat jauh.
Kita tidak pandai dalam berolahraga.
Dari dimulainya tes tersebut, kita sudah takut, dan kemudian berkata pada diri sendiri.
“duh gimana nih, aku gak bisa”
Dan terus mengucapkan kata kata itu.
Kita pun semakin pesimis ketika melihat orang lain bisa melakukannya.
Dan mulai membanding bandingkan diri kita terhadap orang lain.
Sampai akhirnya tiba saatnya kita harus menjalani tes tersebut.
Kita yang sebenernya tidak mempunyai cacat fisik, cacat mental, dan kondisi tubuh dalam keadaan sehat walafiat, seharusnya mempunyai potensi untuk dapat menjalani tes tersebut dengan kancar.
(Yah walopun hasilnya tidak seperti lompatan para professional di bidang itu.)
Namun, karena kita terus berucap dan meyakini kalo kita tidak bisa. Dan terus membanding bandingkan diri kita dengan orang lain,
Alhasil, we failed.
Seharusnya dalam situasi seperti iti, kita tidak perlu mengucapkan secara kontinu kalau kita tidak bisa.
Dan jangan terlalu meyakini kalu kita tidak bisa.
Dan jangan terpengaruh dengan orang lain yang mampu melakukannya.
Dibawa rileks aja.
jangan terlalu pesimis dan jangan terlalu optimis.
Jangan terlalu dipikirin intinya.
Seperti yang telah disebutkan di atas, kalo ucapan kita itu adalah sugesti .
Apabila diucapkan dan dipikirkan secara kontinu, ucapan itu semakin menguat di otak kita.
Dan otak kita pun memerintahkan sugesti tersebut.
Apalagi ditambah dengan keyakinan kita yang kuat terhadap ucapan tersebut.
Hal ini sering terjadi pada orang yang nervous.
Maka dari itu, rilekskan saja pikiran, jangan terlalu dipikirin hal yang kita takuti.
Dan jangan terpengaruh oleh orang lain.
Ketika orang lain dapat melakukan sesuatu, jangan terlalu memedulikan mereka.
Jangan diingat terus menerus, karena hal tersebut seingkali makin membuat kita menjadi pesimis.
Percaya saja dengan diri sendiri.
=)
Yah, walaupun sangat susah buat mengontrol pikiran pikiran negative itu, tapi, latihlah sejak dini.
Kalau sudah sering melakukannya, pasti akan terbiasa.
Silakan dicoba guys!
=)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar