Selasa, 12 Juni 2012

Undangan dulu dan kini


Sekitar 15 sampai dua tahun yang lalu, undangan yang datang ke aku masih hanya sebatas undangan bergambar-gambar lucu, dan hanya ada satu nama yang tertulis besar di undangan itu.
Iya, Nama dari sang empu nya undangan.
Tapi sekarang, undangan yang datang ke aku, bukan lagi undangan yang hanya berisi satu nama saja, tapi sudah dua. Dua nama.
Sejauh ini sih masih nama seorang perempuan dan laki-laki. Belum pernah ketemu nama dua orang laki-laki atau dua orang perempuan.
Biasanya nama mereka ditulis pakai tinta warna emas dan hurufnya berukir ukir.
Sudah dua tahun ini, undangan yang datang sudah berganti jenis.
Bukan lagi undangan untuk melihat orang tiup lilin, atau potong tumpeng, atau undangan untuk membawa kado berupa buku tulis atau baju,
Tapi undangan untuk melihat dua orang ciptaan tuhan, tersenyum bahagia sambil sibuk menyalami tamu yang datang satu persatu, lalu berfoto bersama.
Yang turut senang bukan hanya sang empunya undangan yang menyalami tamunya satu persatu tersebut, tapi sang tamu juga terlihat bahagia menyalami sang empunya undangan.
Entah apakah mereka dapat salam tempel dari sang empunya undangan, atau mereka memang turut berbahagia atas sang empunya undangan.
Aku sadar, saat ini aku sudah memasuki tahapan baru. Tahapan dimana aku mulai banyak diberikan undangan yang bertuliskan nama dua orang, pria dan wanita.
Beberapa tahun ke depan, akan lebih banyak lagi undangan yang datang, Undangan yang menandai masuknya sang empunya undangan ke fase yang baru, sama seperti aku, sang penerima undangan yang juga memasuki fase baru dalam hidup.
Yang pasti aku masih belum tau kapan aku akan memasuki fase dimana aku yang akan menjadi sang empunya undangan.
Saat ini asyik saja menikmati kunjungan ke berbagai pesta-pesta orang-orang dan menyalami mereka di atas panggung sambil turut tersenyum dan mendoakan. J

Tidak ada komentar:

Posting Komentar