Jujur. Aku itu orangnya mudah iri terhadap keberhasilan orang lain.
Ditambah dengan sifatku yang selalu ingin menjadi orang yang serba tahu dan juga serba bisa menyebabkan aku semakin iri ketika ada orang lain yang berhasil mengetahui sesuatu yang belum aku ketahui dan juga ketika ada orang lain yang melakukan sesuatu yang belum pernah aku lakukan atau melakukan sesuatu yang lebih hebat daripada yang aku lakukan .
Dari kecil aku memang udah terjangkit virus itu.
Dan sekarang , ketika aku udah dewasa, aku dibuat stres sama penyakit itu.
Dan lebih buruknya lagi, aku tidak bisa menanggapi ‘penyakit’ ku itu dengan pikiran yang positif.
Sering sekali aku menjelek jelekan orang yang aku ‘iri’-in itu dalam pikiranku sendiri.
Dan menganggap bahwa aku masih lebih hebat daripada dia.
Bahkan setahun belakangan ini, aku sering merendahkan kemampuan orang orang terkenal.
Kadang aku sering menganggap aku lebih bisa dari mereka.
Bukan keinginanku untuk menjadi seperti ini. Rasanya sungguh sungguh tidak mengenakkan !
Bayangkan jika kita setiap hari harus merasa dengki terhadap orang orang yang sukses di sekitar kita. Ugh. I guarantee you will hate that feeling !
Pengen rasanya tersenyum bahagia ketika kita melihat orang yang kita kenal menjadi sukses.
Pengen sekali.
Mungkin banyak orang yang tidak suka terhadap sifatku ini.
Tapi yah begini, andai aja tuhan punya twitter, udah aku mention trus buat gantiin sifar iri ku ini.
Mungkin banyak yah quote quote positif yang berhubungan dengan permasalahanku ini.
Tapi suer deh, kalo hanya kata kata dan hanya sesekali diucapkan, itu sangat sangat tidak cukup.
Kalau kalian merasakan yang sebenarnya, sungguh sungguh susah.
Oke , ketika membaca quote nya itu kita langsung nyadar
Tapi tunggu aja lagi sehari ketika kita udah lupa sama quote nya itu, ilang deh semua ‘kesadaran’ kita.
Sungguh, benar benar dibutuhkan tindakan yang kontinu untuk mengatasi masalah ini.
Dan semuanya bakal berakhir baik bagiku, asalkan aku benar benar ‘bertindak’. Gak setengah setengah.
Dan sekarang, aku masih dalam tahap awal penyembuhan.
Aku tahu bakal butuh waktu yang lama untuk menghilangkan sifat ini.
Mungkin gak bisa hilang seutuhnya, karena ini adalah sifat bawaan.
Mungkin yang bisa aku lakukan adalah berusaha meminimalisir sifat ku ini dan mencari ‘obat yang manjur’ jika ‘penyakit’ iri ku kambuh.
Wish me luck friends.
=)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar