Oke mungkin kalimat di atas terdengar uda basi banget. Tapi apakah semua orang udah bener bener menganggap kalimat itu dengan sepenuh hati?
Aku rasa nggak.
Pernah gak sih kita merasa bosan sama hidup kita gara gara hidup kita gak seenak orang orang di sekitar kita,
Gara gara kita selalu tertimpa masalah yang bertubi tubi.
Rasanya uda males idup aja.
Kita berpikir bahwa Tuhan gak sayang sama kita, gak adil.
Kenapa kita diberi hidup yang susah sementara orang lain diberi hidup yang nikmat.
Diberi kelimpahan harta, kecantikan atau ketampanan, keluarga yang bahagia, keberuntungan, kecerdasan, dan lain lain.
Sungguh. Sebenarnya, orang orang yang diberi masalah dan cobaan oleh Tuhan itu merupakan orang orang kepercayaan Tuhan.
Kita dianggap sebagai insan yang kuat, yang tabah, yang dapat diandalkan oleh Tuhan.
Tau kan rasanya menjadi seorang ketua kelas, ketua osis, ketua BEM, bupati, gubernur, bahkan presiden sekalipun ?
Seseorang dipilih untuk menduduki jabatan penting tersebut karena dianggap tahan banting dan pantang putus asa.
Mana ada seorang presiden yang tiap kali mendapati masalah dalam negara nya menangis ? kecuali kalau sudah terlalu parah masalahnya, mungkin saja itu bisa terjadi.
Tapi bayangin deh, kalau seorang presiden menangis tiap kali mendapat masalah di negaranya, bagaimana nasib rakyatnya ?
Dan perumpamaan itulah yang aku gunakan untuk mengibaratkan kedudukan orang orang yang ditimpa masalah berat oleh Tuhan.
Ngerti kan maksud dari perumpamaan itu ?
Mungkin terdengar gila ya, tapi, cobalah untuk tersenyum setiap kali kita mendapat masalah. Sadari bahwa dengan Tuhan menimpakan kita suatu masalah, berarti Ia masih percaya akan kita dan yakin akan kemampuan kita. Kita bernilai lebih di mata Nya.
Suatu saat nanti kita pasti akan pension kok dari masalah masalah itu, yaitu ketika kita meninggal nanti.
Dan kita pasti juga bakal dapet reward dari Tuhan jikalau kita berhasil mengatasi masalah masalah tersebut dengan baik.
Dan yakinlah, reward dari Tuhan pasti jauh, jauh lebih baik daripada reward yang kita terima di dunia ini.
Jadi sekarang, setiap kita mendapat masalah dari Yang di Atas, ingatlah perumpamaan itu tadi, ingat akan kepercayaan Tuhan kepada kita.
Berusahalah untuk menyelesaikan masalah tersebut, jangan lari dari masalah tersebut. karena pada akhirnya, aka nada hadiah special dari Tuhan bagi kita yang sanggup mengatasi masalah tersebut.
=)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar